Collection Rate Naik Bulan Ini. Itu Belum Tentu Kabar Baik.
Satu angka bisa membaik karena alasan yang sama sekali tidak Anda inginkan. Cara membaca metrik penagihan tanpa tertipu oleh laporan sendiri.
Collection rate bulan ini naik. Rapat berjalan menyenangkan, semua orang pulang dengan perasaan baik.
Dua bulan kemudian angkanya jatuh lebih dalam dari sebelumnya, dan tidak ada yang benar-benar tahu kenapa.
Ini terjadi cukup sering, dan penyebabnya biasanya sama: satu angka dipakai untuk menjawab pertanyaan yang terlalu besar untuk dijawab satu angka.
Rasio bisa membaik tanpa ada yang membaik
Collection rate pada dasarnya perbandingan. Berapa yang tertagih dibanding berapa yang seharusnya tertagih.
Artinya angkanya bisa naik dari dua arah. Pembilangnya bertambah, yang memang bagus. Atau penyebutnya mengecil, yang belum tentu.
Kalau bulan ini ada penghapusan akun bermasalah, atau sebagian portofolio dialihkan keluar, penyebutnya menyusut dan rasionya membaik tanpa satu rupiah tambahan masuk. Kalau ada pencairan besar bulan lalu yang belum jatuh tempo, komposisi portofolio berubah dan rasionya ikut bergerak.
Sebelum merayakan, pertanyaan pertama yang sehat adalah: yang berubah pembilangnya atau penyebutnya?
Angka yang lebih jujur ada di depan
Collection rate itu hasil akhir, dan hasil akhir selalu terlambat memberi tahu. Saat ia bergerak, penyebabnya sudah terjadi berminggu-minggu sebelumnya.
Yang lebih berguna untuk dipantau adalah hal-hal yang mendahuluinya.
Berapa persen portofolio yang benar-benar tersentuh dalam siklus ini, bukan berapa panggilan yang dilakukan. Berapa banyak upaya yang berakhir bicara dengan orang yang tepat. Dari janji bayar yang dibuat, berapa persen yang ditepati. Dan berapa akun yang pindah ke bucket yang lebih dalam bulan ini dibanding bulan lalu.
Yang terakhir itu sering jadi peringatan paling dini. Ketika arus perpindahan ke bucket dalam mulai membesar, hasil akhir Anda sudah ditentukan, cuma belum kelihatan di laporan.
Aktivitas bukan hasil
Jebakan yang berlawanan juga umum: mengukur tim dari jumlah panggilan per agen.
Angka itu mudah dikumpulkan dan mudah dinaikkan, dan itu masalahnya. Agen yang dinilai dari jumlah panggilan akan menemukan cara menaikkan jumlah panggilan, biasanya dengan mengulang nomor yang gampang tersambung dan memperpendek percakapan yang sebenarnya sedang menuju ke suatu tempat.
Aktivitas naik, hasil tidak. Dan karena laporannya terlihat sibuk, butuh waktu lama sebelum ada yang curiga.
Rata-rata menyembunyikan hal yang paling perlu dilihat
Satu angka untuk seluruh portofolio hampir selalu terlalu kasar.
Bucket awal dan bucket dalam bergerak dengan logika yang berbeda, jadi menggabungkannya menghasilkan angka yang tidak menjelaskan apa-apa. Collection rate keseluruhan bisa stabil sambil bucket awal Anda memburuk, tertutupi oleh satu pembayaran besar di bucket lain.
Pisahkan per bucket, dan biasanya masalahnya langsung kelihatan di lapisan mana.
Cara membaca yang lebih aman
Lihat tren, bukan satu bulan. Satu titik data tidak pernah cukup untuk menyimpulkan apa pun, apalagi di operasi yang dipengaruhi musim, hari libur, dan waktu gajian.
Lalu pasangkan selalu dua angka: satu yang mengukur hasil, satu yang mengukur prosesnya. Collection rate bersama tingkat janji bayar yang ditepati. Cakupan portofolio bersama tingkat keberhasilan kontak.
Angka tunggal gampang dinaikkan. Sepasang angka yang saling mengoreksi jauh lebih sulit dimanipulasi, dan jauh lebih jujur menggambarkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di tim Anda.
Karena itu dashboard Koda Collection tidak menampilkan satu angka besar saja. Collection rate berdiri berdampingan dengan contact rate dan hasil janji bayar, dan semuanya bergerak real-time, bukan menunggu tutup bulan.
Angka proses dan angka hasil di layar yang sama.
Dashboard real-time Koda Collection menampilkan collection rate, contact rate, dan KPI agen sekaligus, jadi masalah ketahuan selagi masih ada waktu untuk bertindak.
Lihat Koda Collection